5 Jenis Tulisan Kaligrafi Indah untuk Dekorasi Ruangan

5 Jenis Tulisan Kaligrafi Indah untuk Dekorasi Ruangan

5 Jenis Tulisan Kaligrafi Indah untuk Dekorasi Ruangan
jual velg mobil

jual velg mobil

Menurut jual velg mobil berasal dari bahasa Yunani, kaligrafi berarti seni mencatat yang sarat dengan keindahan. Makanya, nggak heran bila kaligrafi tidak jarang menjadi hiasan hiasan ekstra di ruang tamu. Cantik laksana yang terlihat, penciptaan kaligrafi tersebut ternyata lumayan rumit lho,perlu ketrampilan tangan yang telah terlatih dan kesabaran yang tinggiguna menciptakan format dan gambar yang indah.

Untuk semua umat Islam di Indonesia, kaligrafi dirasakan penting sebab menandai penyebaran agama Islam di Nusantara. Pada abad ke-11, artikel kaligrafi Arab mulai hadir di batu nisan di makam-makam, yang selanjutnya menjadi populer dan beredar di mata duit logam, stempel, dan pelajaran pelajaran.

Nggak melulu sebagai seni rupa, kaligrafi juga dipakai oleh semua pemuka agama untuk mengisahkan kisah-kisah agama, dewa-dewa, ataupun saduran ayat. Oleh sebab itu, seni mencatat yang satu ini paling dihargai. Yuk kenalan dengan sekian banyak tulisan kaligrafi yang ada!

1. Kaligrafi Islam
Kaligrafi Islam atau biasa dikenal pun dengan kaligrafi Arab berkembanglumayan pesat di negara-negara yang mempunyai warisan kebiasaan Islam. Dibandingkan menciptakan seni yang berbentuk patung atau gambar figuratif lainnya, kaligrafi lebih digemari oleh umat Muslim sebab dapatmenangkal mereka untuk mengerjakan penyembahan berhala. Pada jenis ini, kaligrafi Arab, Persia, dan Turki memiliki format yang nyaris samasebab menggunakan motif arabesque abstrak yang dapat ditemukan di langit-langit mesjid maupun di dalam buku. Di zaman canggih ini, kamudapat menemukan tidak sedikit tulisan kaligrafi Allah dan saduran ayat Al-Quran yang sesuai dijadikan dekorasi rumah menjelang Idul Fitri nanti.

2. Kaligrafi Cina
Kalau seringkali kaligrafi Islam tidak jarang diaplikasikan pada pahatan kayu, lain halnya dengan kaligrafi Cina yang justeru dituliskan di atas kertas. Seni tulis yang satu ini mengutamakan kemahiran tangan denganmemakai kuas atau pena. Di Cina sendiri, seni kaligrafi telah mulai diajarkan semenjak dini sampai-sampai anak-anak udah terbiasa dan luwesguna menggerakkan pergelangan tangannya guna mengukir kaligrafi. Kalau sekarang berpengalaman kaligrafi lebih gampang dalam menyebutkankarakter-karakter huruf, pada zaman kuno para berpengalaman harusmenciptakan seni ini di atas tulang-tulang hewan. Namun, seiringpertumbuhan zaman, mereka mengubahnya menjadi kertas.

3. Kaligrafi Jepang
Kaligrafi Jepang atau biasa dinamakan “shodou” memang memiliki format yang nyaris serupa dengan karakter Cina, hanya bedanya, kanji Jepangtampak lebih mudah dibuntuti karena garis-garis yang nggak sejumlah karakter Cina. Beda dengan kaligrafi Islam, Shodou ialah hiasan dinding kaligrafi yang berisikan ucapan-ucapan mutiara. Sebelum menulis, masing-masing orang mesti mempersiapkan kuas, tinta, perangkat tulis, dan washi, kertas yang tercipta dari serat tumbuhan. Salah satu aturan dalammencatat kaligrafi Jepang untuk menciptakan hasil yang sempurna ialah saat lengan kanan dilarang menyentuh meja sekitar proses penciptaan untuk mempermudah setiap orang menggerakkan tangannya.

4. Kaligrafi Latin
Tulisan kaligrafi Latin kesatu kali dipakai oleh bangsa Romawi, yangkesudahannya menjadi aksara yang paling tidak sedikit dipakai guna menyebutkan sekian banyak bahasa. Bahkan, bahasa mereka telah diadopsi oleh sejumlah negara. Kalau banyak sekali kaligrafi seringkali terlihat rumit, kaligrafi Latin ini melulu berupa simbol-simbol yang seringkali sering ditemuin di font komputer, laksana Roman, Ghotic, dan Italic. Pena yang dipakai pun tidak banyak berbeda, yakni yang ujungnya berpelatuk datar.

5. Kaligrafi Thailand
Sekilas, kaligrafi Thailand ini aksaranya memang laksana huruf Sansekerta sebab bahasa ini adalahbahasa liturgis dalam agama Hindu dan Buddha, laksana yang udah diketahui bahwa beberapa besar penduduk Thailand ialah pemeluk agama Buddha. Salah satu kaligrafi di wilayahunsur utara Thailand terdapat yang dijadikan tarian tradisional warga lokal, yang mempunyai nama “Choeng Tua Auk-son”. Tarian itu mengandung gerakan-gerakan dalam seni bela diri Thailand. Secara historis, kaligrafi Thailand sudah terbatas pada teks-teks spiritual.

Nah, tersebut dia deh jenis-jenis kaligrafi yang terdapat dan tidak jarang jadi hiasan ruangan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *